Posted in

Timeline Konflik Yaman (2011–2025)

Berikut timeline konflik Yaman dari 2011 hingga sekarang

2011 – Arab Spring & Runtuhnya Rezim Lama

  • Gelombang Arab Spring mencapai Yaman.
  • Presiden Ali Abdullah Saleh dipaksa mundur setelah 33 tahun berkuasa.
  • Kekuasaan dialihkan ke wakilnya, Abdrabbuh Mansur Hadi, melalui transisi politik yang rapuh.

2012–2013 – Transisi Gagal

  • Hadi menjabat sebagai presiden interim.
  • Dialog Nasional gagal menyatukan faksi politik, militer, dan kelompok bersenjata.
  • Ketidakpuasan meluas di Yaman Utara dan Selatan.

2014 – Kudeta Houthi

  • Houthi merebut ibu kota Sana’a.
  • Pemerintah pusat lumpuh; militer terpecah.
  • Iran mulai meningkatkan dukungan strategis terhadap Houthi.

2015 – Intervensi Koalisi Saudi

  • Houthi menguasai sebagian besar Yaman Utara.
  • Presiden Hadi melarikan diri ke Arab Saudi.
  • Koalisi militer pimpinan Saudi melakukan intervensi udara.
  • Konflik berubah menjadi perang regional (Saudi vs Iran melalui proxy).

2016–2017 – Fragmentasi Internal

  • Perang stagnan; krisis kemanusiaan memburuk.
  • Mantan presiden Saleh bersekutu dengan Houthi lalu berbalik arah.
  • 2017: Saleh dibunuh oleh Houthi → dominasi penuh Houthi di utara.

2017 – Munculnya STC

  • Southern Transitional Council (STC) dibentuk di Aden.
  • STC menuntut kemerdekaan Yaman Selatan.
  • Mendapat dukungan kuat dari Uni Emirat Arab.

2018 – Perebutan Aden & Pelabuhan

  • Bentrokan antara pasukan pemerintah dan STC di Aden.
  • Perang penting terjadi di sekitar pelabuhan Hodeidah (jalur bantuan utama).
  • Upaya PBB menghasilkan gencatan senjata terbatas (Perjanjian Stockholm).

2019 – STC Kuasai Aden

  • STC merebut Aden dari pemerintah.
  • Koalisi Saudi terbelah secara kepentingan dengan UEA.
  • Perang kini menjadi tiga arah: Pemerintah vs Houthi vs STC.

2020 – Perang Beku

  • COVID-19 memperparah krisis kemanusiaan.
  • STC mendeklarasikan pemerintahan sendiri di selatan (sementara).
  • Implementasi perjanjian damai berjalan lambat.

2021 – Eskalasi Drone & Rudal

  • Houthi meningkatkan serangan drone dan rudal ke Arab Saudi.
  • Dukungan teknologi dari Iran makin terlihat.
  • Tidak ada terobosan politik berarti.

2022 – Gencatan Senjata PBB

  • Gencatan senjata nasional diumumkan (yang paling stabil sejak 2015).
  • Presiden Hadi menyerahkan kekuasaan ke Dewan Kepemimpinan Presiden.
  • STC masuk struktur politik resmi, namun tetap otonom secara militer.

2023 – Status Quo Rapuh

  • Pertempuran besar menurun, tetapi konflik tidak selesai.
  • Houthi tetap menguasai Sana’a dan utara.
  • STC mengontrol sebagian besar selatan.
  • Negosiasi Saudi–Houthi berlangsung tanpa kesepakatan final.

2024–Sekarang

  • Yaman terpecah secara de facto:
    • Utara: Houthi
    • Selatan: STC
    • Pemerintah pusat lemah dan bergantung pada dukungan eksternal
  • Konflik aktif menurun, tetapi tidak ada penyelesaian politik permanen.
  • Risiko eskalasi tetap tinggi karena dinamika Iran–Teluk.

Ringkasan Konflik dari tahun 20211 sampai sekarang

  • 2011–2014: Krisis politik → kudeta
  • 2015–2017: Perang regional
  • 2018–sekarang: Fragmentasi & perang beku
  • Masalah inti: siapa menguasai Yaman dan dalam bentuk negara apa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *